Tanpa disadari bahwa pemilik kucing dan anjing kurang memperhatikan bagian telinga hewan kesayangan mereka. Padahal bagian ini merupakan bagian penting yang harus diperhatikan dan rutin dibersihkan karena dapat terjadi penyakit pada telinga. Setiap pemilik kucing secara rutin harus memeriksa telinga kucing – anjing mereka bahkan dibersihkan. Dengan demikian, jika terjadi suatu masalah dapat diberikan pengobatan secara cepat.
Telinga kucing perlu dibersihkan 1 minggu sekali untuk mencegah penumpukan kotoran pada telinga bagian dalam maupun luarnya. Telinga yang kotor akan menjadi sarang kutu dan menyebabkan telinga kucing gatal, berbau akibatnya kucing sering menggaruk-garuk bagian telinga tersebut atau menggeleng-gelengkan kepala. Cakar kucing yang tajam dapat melukai bagian kulit telinga yang lunak, selain itu bulu disekitar telinga akan menjadi botak.
bagian telinga dalam pada kucing
Beberapa masalah umum yang sering ditemukan pada telinga kucing meliputi;
1. Ear mites
2. Infeksi bakteri
3. Infeksi jamur
4. Kanker
5. Alergi
6. Penumpukan cerumen tau hasil sekresi telinga yang dapat menggangu pendengaran

EAR MITES PADA KUCING DAN ANJING
Pemeriksaan Telinga
Disarankan untuk memeriksa telinga kucing kesayangan anda dimulai dari usia dini sehingga kucing kesayangan Anda menjadi terbiasa. Dalam memeriksa telinga kucing kesayangan anda setidaknya anda dapat mengetahui atau mencari apakah ada kelainan-kelainan pada telinga kucing kesayangana anda. Hal-hal yang mungkin dapat anda temukan selama melakukan pemeriksaan telinga kucing kesayangan anda diantaranya sebagai berikut:
- Hasil sekresi telinga (cerumen)
- Darah
- Bau busuk
- Adanya Benjolan
- Adanya kemerahan disertai peradangan pada telinga
- Kucing terlihat sering menggaruk dan menggelengkan kepala (indikator menderita ear mite)
Jika setelah anda memeriksa telinga kucing kesayangan anda dan anda mendapatkan suatu kelainan yang serius hendaklah anda segera membawanya ke dokter hewan kepercayaan anda.
Cara Membersihkan Telinga
Membersihkan telinga tidak perlu dilakukan secara rutin, ceremen yang dihasilkan oleh telinga adalah normal. Bisa dikatakan cerumen dapat berfungsi untuk mencegah kotoran atau benda asing masuk lebih jauh kedalam telingga. Namun, jika telinga tidak pernah dibersihkan dan untuk telinga yang memproduksi lilin atau cerumen terlalu banyak. Hal ini justru akan menjadi masalah bagi kucing tersebut.
1) Sebelum membersihkan telinga kucing, tempatkan kucing kesayangan anda pada pangkuan anda atau buat posisi yang nyaman bagi kucing kesayangan anda.
2) Bila perlu setiap membersihkan anda dapat mengaplikasikan beberapa tetes larutan pembersih telinga atau anda bisa menggunakan baby oil, minyak zaitun yang diteteskan pada cotton bud sebelum digunakan.
3) Setelah diteteskan, Pijat pangkal telinga dengan lembut untuk melonggarkan kotoran atau cerumen yang ada dalam telinga.
4) Gunakan cotton bud atau buat bola kapas, kemudiang angkat kotorang yang ada.
5) Beberapa menghindari penggunaan cotton bud pada telinga, dikhawatirkan karena bentuknya yang kecil dan kapasnya tidak melekat terlalu kuat pada tangkainya. Ditakutkan akan melukai telinga jika tidak digunakan secara hati-hati.


Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pemilik hewan kesayangan untuk menghindari masalah pada telinga kucing mereka :
- Pilihlah produk pembersih telinga dan konsultasikan terlebih dahulu ke dokte rhewan kepercayaan anda. Jangan sembarangan menggunakan produk manusia di terapkan ke kucing kesayangan anda.
- Buat bola kapas dan sumpalkan pada telinga kucing ketika memandikan kucing kesayangan anda guna menghindari masuknya air ke telinga.
- Lakukan pemeriksaan rutin untuk telinga kucing hewan kesayangan anda..
- Usahakan tidak menggunakan cotton bud ke telinga. jika ada, bisa menggunakan pinset yang dibaluti bola kapas.
Pencegahan infeksi dan botak pada daerah sekitar telinga kucing adalah dengan menjaga kebersihan telinganya. Alat dan bahan yang diperlukan untuk membersihkan telinga kucing adalah :
• Pinset dan Kapas
• Cutton bud
• Cairan pembersih telinga atau baby oil
